Cerita ini merupakan kisah pribadi dan kesaksian teman saya.
Dia cerita seperti ini :
Waktu itu saya bersama beberapa teman camping di atas gunung. Waktu itu sudah malam hari. Cuaca cerah dan agak dingin. Waktu itu sudah jam 12 lewat sedikit. Kami pun sepakat untuk membuat api unggun. Tapi sialnya kayu bakar tidak cukup banyak, sehingga menyala sebentar, sudah hampir habis. Mau tidak mau kami pun berpencar untuk mencari kayu lagi.
Baru saja pergi sebentar, tiba-tiba ada dua orang yang lari terbirit-birit sambil berteriak. Pada saat ditanya mengapa, mereka hanya menjawab singkat, “Ada hantu.”
Mereka bercerita di sana ada seorang perempuan. Pakaian putih, dan rambut panjang terurai. Hanya sendirian berdiri di situ…
Kami tentu saja tidak terlalu mengacuhkan mereka. Tetapi mereka ngotot bahwa itu beneran. Tetap saja tidak ada dari kami yang percaya. Mungkin saja kebetulan ada orang yang tinggal di situ.
Karena jumlah orang yang banyak, kami memutuskan membuat 3 api unggun. Setelah lewat setengah jam, dua kelompok lain tiba-tiba berhamburan datang ke kelompok saya. Orang yang duduk di seberang saya juga tiba-tiba berteriak “Hantu! Hantu!”
Semuanya berbalik melihat, pun ikut berteriak kaget.
Lidah-lidah api pada kedua api unggun itu bergerak empat arah sembarangan. Kami sangat yakin itu bukan angin, karena kedua api unggun itu bergerak berbeda arah.
Kemudian dipikir-pikir kembali cerita dua orang tadi, semakin aneh juga. Sudah semalam itu, bagaimana mungkin ada perempuan yang sendirian di sana? Lagipula, di atas gunung, bagaimana mungkin ada rumah orang?
Karena berpikir ini sepertinya tidak normal, semua sepakat turun gunung saat itu juga. Jadi kami mematikan api unggun kemudian langsung berangkat turun gunung. Pas di kaki gunung, kami melihat lagi seorang perempuan. Kali ini semua orang melihatnya. Baju putih, rambut panjang, berdiri di depan kami…
Pada saat kami kebingungan, tiba-tiba orangnya pun menghilang tanpa meninggalkan jejak. Ketika sudah agak dekat tempat perempuan itu kami melihat sebuah nisan kuburan yang sudah sangat lapuk sekali tergeletak di tanah. Bahkan nisannya sudah sangat menguning. Dan kami lihat gundukan makamnya pun sudah diinjak orang sampai rata.
Akhirnya kami pun permisi, kemudian akhirnya segera turun gunung.
Sunday, November 18, 2018
Home »
Cerita mistis
» Kupulan Cerita Seram : Kejadian menyeramkan di Gunung - berbagi tulisan







0 comments:
Post a Comment